Gunungsari.desa.id – Dalam upaya mendukung program pemerintah untuk pemerataan pembangunan daerah, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Ngawi menggelar sosialisasi program transmigrasi pada Selasa (11/11/2025) bertempat di Pendopo Kecamatan Padas.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Ngawi, Kabid Peningkatan SDM dan Transmigrasi, Camat Padas, Sekcam Kasreman, Bringin, Karangjati, Pangkur, dan Kwadungan, serta perwakilan perangkat desa dari masing-masing kecamatan.
Kegiatan ini diikuti oleh sedikitnya 30 peserta yang merupakan perwakilan dari enam kecamatan, yakni Kasreman, Padas, Bringin, Karangjati, Pangkur, dan Kwadungan.
Dalam kesempatan tersebut, Sargian Januardy, S.H., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman serta motivasi kepada peserta untuk menyampaikan kembali informasi program transmigrasi kepada masyarakat luas.
> “Kami berharap peserta yang hadir dapat menjadi perpanjangan tangan untuk menyebarkan informasi ini ke masyarakat. Melalui program transmigrasi, semoga dapat membawa perubahan ekonomi ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sargian menjelaskan bahwa program transmigrasi reguler ini sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi. Dalam satu tahun, hanya satu peserta (1 KK) yang lolos seleksi dan diberangkatkan secara gratis menggunakan pesawat.
Peserta yang lolos akan memperoleh berbagai fasilitas, di antaranya rumah permanen berdinding tembok dan berlantai keramik, listrik PLN, air bersih PDAM, serta dua hektare lahan, —satu hektare untuk pekarangan pribadi, dan satu hektare untuk lahan usaha bersama. Dapat SHM tanah setelah menempati sepuluh tahun.
Selain itu, peserta juga mendapatkan jatah kebutuhan hidup selama satu tahun, serta pelatihan dan pendampingan sebelum pemberangkatan.
Adapun persyaratan calon peserta transmigrasi meliputi pendidikan minimal SMP/sederajat, memiliki keahlian, serta berusia antara 19 hingga 45 tahun. Sebelum diberangkatkan, peserta akan mengikuti pendidikan dan pelatihan di Malang, serta pendidikan praktik di Yogyakarta.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Ngawi, Sumarsono, S.H., M.Si., berharap masyarakat dapat memanfaatkan program transmigrasi ini untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup yang lebih baik.
> “Monggo, bagi masyarakat yang berminat dapat menemui kami di kantor. Program ini adalah kesempatan emas untuk membangun kehidupan yang lebih layak,” ujarnya.
Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan, hidup lebih mandiri, serta berperan aktif dalam pemerataan pembangunan di wilayah Indonesia.